Call 021 22762482 ( WA 082260352544 ) CV Sumber Harapan Teknik | Jasa Service AC Jakarta | Service Kulkas Jakarta | Service Dispenser Jakarta | Service Microwave Jakarta | Service Mesin Cuci Jakarta, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Depok, Bekasi, Tangerang.

CARA KERJA AIR CONDITIONER

CARA KERJA AIR CONDITIONER




Alat penyejuk udara yang bisa disebut( dengan Air Conditioner ( AC ) banyak sekali dipakai oleh masyarakat saat ini. manfaat menggunakan ac selain untuk  menyejukan udara didalam ruangan, juga berguna untuk mengkontrol kelambapan udara, dan memurnikan udara di dalam ruangan.
    AC dapat membuat temperatur dalam ruangan menjadi nyaman dan sejuk yang seperi di kehandaki. Peroses pendinginan atau penurunan temperature udara perlu dilakukan ketika temperatur di dalam dan di luar ruangan panas. Agar tubuh terasa nyaman sebaiknya temperatur ruangan diatur sesuai dengan keinginan ( biasanya diatur antara 24 - 26 derajat celcius )

CARA KERJA AIR CONDITIONER ( AC ) 
   Sebenarnya sistem kerja ac dirumah itu sangat sederhana. AC bekerja dengan menyerap suhu panas yang berada dalam ruangan secara terus - menerus, lalu melepasnya keluar ruangan secara terus -menerus. Suhu udara di dalam ruangan sangat panas perlahan - lahan menjadi turun dan terasa sejuk. Dengan cara ini, ac juga dapat mengatur sirkulasi udara. Berikut ini adalah tahapan cara kerja AC.

1. Surkulasi udara yang ada di dalam ruangan dan di luar ruangan dikendalikan oleh blower ( Indoor ) yang terdapat di dalam ruangan dan kipas ( Out Door ) yang terdapat diluar ruangan.
2. Sirkulasi refrigrant dalam sistem pendingin berlangsung terus menerus pada komponen utama sistim pendingin. Refrigran akan mengalami perubahan wujud, temperatur, dan tekanan. Berikut irkulasi refrigrant dalam sistem pendingin.
          - Proses kompresi
             Proses kompresi dimulai ketika refrigran meninggalkan evaporator, lalu masuk kompressore, berwujud uap dan gas bertemperature rendah dan bertekanan rendah melewati kompressor. refrigran yang berwujud gas akan terkompresi hingga mencapai tekanan kondensasi.
          - Proses kondensasi
             Proses kondensai dimulai ketika refrigrant meninggalkan compresor. refrigran berwujud gas yang bertekanan dan bertemperature tinggi di alirkan menuju kondensor. Refrigran berubah menjadi cair bertemperatur lrbih rendah, tetapi tekannnya masih tinggi. Lalu refrigrant dialirkan menuju kepipa kapiler.
           - Proses Penurunan Tekanan
              Proses penurunan tekanan dimulai kerika refrigrant meninggalkan condensor. Didalam pipa kapiler terjadi proses penurunan tekanan refrigran. Selanjutnya, refrigran cair dengan tekanan rendah dialirkan menuju evaporator.
           - Proses evaporasi
              Proses evaporasi dimulai ketika refrigrant masuk dalam evaporator. Refrigran tetap berwujud cair, tetapi tekanan dan temperature rendah. Kondisi ini digunakan untuk mendinginkan udara luar yang melewati permukaan evaporator. Proses evaporasi berlangsung terus menerus hingga suhu atau temperature ruangan menjadi dingin atau sesuai dengan keinginan.


KOMPONEN AIR CONDITIONER ( AC )

    Berikut beberapa komponen pada AC, dari komponen utama, komponen pendukung, kelistrikan, dan bahan pendingin ( Refrigrant ).
Komponen Utama
1.Kompressor berfungsi memompa dan mengedarkan bahan pendingin atau refrigrant ( Freon ) keseluruh bagian AC.
2. Kondensor berfungsi menyerap panas dari gas refrigrant dan mendinginkan. Kalor dilepas keudara dengan menggunakan kipas ( fan Motor )
3. Pipa kapiler, berfungsi menurunkan tekanan refrigran dan mengature aliran refrigrant menuju evaporator.
4. Evaporatore, berfungsi menyerap dan mengalirkan panas dari udara ke refrigrant. Akibatnya, wujud cair refrigrant setelah melewati pipa kapiler dan berubah wujud menjadi gas. Evaporator yang terbuat dari alumunium ini bisa dikatakan sebagai alat penukar panas.


KOMPONEN PENDUKUNG AIR CONDITIONER ( AC )
1. Strainer berfungsi menyaring kotoran yang terbawa oleh refrigrant kedalam sistem AC
2. Akumulator berfungsi menampung sementara refrigrant cair bertemparur rendah dan campuran minyak pelumas evaporator. Selain itu juga berfungsi untuk mengatur sirkulasi aliran bahan refrigrant.
3. Oli kompressore, digunakan melumasi bantalan bantalan kompressor dan permukaan yang bergesekan. Minyak pelumas juga berfungsi meredam pasas dibagian -  bagian kompressor.
4. Kipas atau blower. blower yang terletak dibagian indoor berfungsi untuk menghembuskan udara dingin evaporator. Blower yang terletak dibagian outdoor berfungsi untuk mendinginkan refrigran pada condensor.

KOMPONEN KELISTRIKAN AIR CONDITIONER ( AC )
1. Termistor, adalah alat pengatur temperatur. Termistor juga mampu mengatur kerja kompressore secara otomatis berdasarkan perubahan temperatur.
2. PCB Control, Fungsi PCB kontrol menyerupai otak manusia. Didalam PCB terdapat bermacam macam alat electronic, seperti termistor, sensor, kapasitor, IC, trafo, fuse, sakelar, relay, dan alat electronic lainnya.
3. Capasitor, berfungsi menyimpan muatan listrik sementara. Kapasitor akan rusak jika terlalu lama dilewati arus listrik hingga menjadi panas.
4. Motor listrik, berfungsi untuk menggerakan kipas ( Outdoor dan blower ) Indoor.
5. Motor kompressor,  berfungsi menggerakan mesin kompressor.
6. refrigran, Adalah suatu jat yang mudah di ubah wujudnya dari gas menjadi cair atau sebaliknya.
7. refrigran bersirkulasi secara terus menerus melawati komponen utama AC.
8. Refrigran adalah zat atau bahan pendingin yang tidak akan berkurang selama tidak ada kebocoran didalam sistem pendingin.

CARA KERJA AC

CARA KERJA AC

Apakah selama ini anda belum mengetahui prinsip kerja AC di rumah anda?


Selama ini anda mungkin belum mengetahui bagaimana cara kerja AC di rumah anda, sehingga jika AC di rumah anda tidak dingin anda menjadi kebingungan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Pada umumnya saat AC menjadi tidak dingin anda mengira bahwa mungkin freon AC sudah habis, akan tetapi apakah benar demikian? apakah tidak ada sebab yang lainnya? oleh karena itulah mengetahui prinsip cara kerja AC menjadi hal yang perlu anda ketahui.
Secara umum proses pendinginan pada sistem Air Conditioner (AC) terjadi karena adanya perubahan bentuk zat pendingin (Refrigerant) dari bentuk cair, uap air dan gas. Hal ini bisa terjadi karena sistem AC menggunakan beberapa komponen yang memungkinkan terjadinya perubahan tekanan dan temperatur.
Secara detail prinsip kerja AC adalah sebagai berikut :
  • Proses pertama adalah kipas sentrifugal yang ada dalam evaporator menghisap udara di dalam ruangan dan udara tersebut akan bersentuhan dengan pipa coil yang berisi cairan refrigerant. Refrigerant kemudian akan menyerap panas udara sehingga udara menjadi dingin yang menyebabkan refrigerant akan menguap. Refrigerant yang menguap tersebut dikumpulkan dalam penampung uap.
  • Kemudian tekanan uap yang berasal dari evaporator disirkulasikan menuju kondensor. Selama proses kompresi tersebut berlangsung, temperatur dan tekanan uap refrigerant menjadi naik yang selanjutnya akan ditekan masuk ke dalam kondensor.
  • Tekanan refrigerant yang tinggi tersebut diturunkan menggunakan katup ekspansi untuk mengatur laju aliran refrigerant yang masuk dalam evaporator. Saat udara keluar dari condensor udara menjadi panas yang akan berubah menjadi uap. Uap refrigerant memberikan panas kepada udara pendingin dalam condensor yang kemudian akan menjadi embun pada pipa kapiler. Dalam mengeluarkan panas pada condensor, dibantu oleh kipas propeller.
  • Kemudian agar sirkulasi udara dingin terus-menerus dalam ruangan, diperlukan adanya thermostat untuk mengatur suhu dalam ruangan atau sesuai dengan keinginan. Hal tersebut akan menyebabkan udara dalam ruang menjadi lebih dingin dibanding diluar ruangan sebab udara di dalam ruangan dihisap oleh sentrifugal yang terdapat pada evaporator kemudian terjadi udara bersentuhan dengan pipa/coill evaporator yang didalamnya terdapat gas pendingin (freon). Pada saat ini terjadi adanya perpindahan panas sehingga suhu udara dalam ruangan relatif dingin dari sebelumnya. Saat udara dalam ruangan menjadi lebih dingin, sebaliknya suhu di luar ruangan lebih panas dibanding di dalam ruangan, sebab udara yang di dalam ruangan yang dihisap oleh kipas sentrifugal dan bersentuhan dengan evaporator, serta dibantu dengan komponen AC lainnya, kemudian udara dalam ruangan dikeluarkan oleh kipas udara kondensor. Dalam hal ini udara di luar ruangan dapat dihisap oleh kipas sentrifugal dan masuknya udara melalui kisi-kisi yang terdapat pada AC.
  • Selanjutnya gas refrigerant bersuhu tinggi saat akhir kompresi di condensor dengan mudah dicairkan dengan udara pendingin pada sistem air cooled atau uap refrigerant menyerap panas udara pendingin dalam condensor sehingga mengembun dan menjadi cairan di luar pipa evaporator. Karena air atau udara pendingin menyerap panas dari refrigerant, maka air atau udara tersebut menjadi panas pada waktu keluar dari kondensor. Uap refrigerant yang sudah menjadi cair ini, kemudian dialirkan ke dalam pipa evaporator melalui katup ekspansi. Kejadian ini akan berulang kembali seperti di atas.
Agar proses kerja AC di atas bisa berjalan optimal, kondisi AC dan semua komponen harus dalam kondisi yang baik sehingga perlu adanya perawatan yang baik dan rutin.

Demikian ulasan kami mengenai proses kerja AC yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat untuk anda.
Back To Top